
Di tengah deru kencang revolusi industri 4.0 dan pesatnya gelombang Ekonomi Digital, inovasi menjadi hal paling berharga. Dari jantung Kota Semarang, sebuah kabar membanggakan datang menggema, mengukir nama harum SMK Swadaya Semarang. Tim Bisnis Digital muda yang terdiri dari Mizcha, Meva, dan Shofia Hanun berhasil menorehkan prestasi gemilang, meraih Juara 2 dalam ajang bergengsi International Business Innovation Competition (IBIC) 2025 yang diselenggarakan oleh STIEMA.
Kisah di Balik Perjalanan Menuju Puncak Ekonomi Digital

Perjalanan Mizcha, Meva, dan Shofia Hanun bukanlah tanpa liku. Semangat mereka untuk menciptakan solusi inovatif di sektor digital telah membara sejak lama. “Kami selalu percaya bahwa teknologi harus menjadi jembatan untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat, terutama di era digital ini,” ungkap Mizcha, salah satu anggota tim, dengan mata berbinar. Ide cemerlang mereka, berawal dari pengamatan mendalam yang menjadi isu krusial di tengah perkembangan Ekonomi Digital.
Dukungan Penuh SMK Swadaya: Kunci Meraih Prestasi

Prestasi ini tak lepas dari peran sentral SMK Swadaya Semarang dalam membimbing dan memfasilitasi siswanya. Sekolah ini memang dikenal memiliki komitmen kuat dalam mendukung kewirausahaan berbasis teknologi. “Kami selalu mendorong anak-anak untuk berani bermimpi besar dan mewujudkannya. Lingkungan belajar yang suportif dan bimbingan dari para guru menjadi fondasi utama,” jelas Bapak Arif Witjaksono, S.Pd, Kepala SMK Swadaya Semarang.
Bimbingan Penuh Dedikasi
Tim Guru pembimbing, menuturkan bahwa ketiga siswinya menunjukkan semangat belajar dan adaptasi yang luar biasa. “Mereka sangat gigih. Setiap kali menemui kendala, mereka tidak menyerah, justru mencari solusi kreatif. Ini adalah cerminan dari semangat wirausaha muda yang kami tanamkan di sekolah,” ujar Salah satu Guru Pembimbing penuh bangga.
Detik-Detik Ketegangan di IBIC 2025 STIEMA

Kompetisi International Business Innovation Competition 2025 di STIEMA bukan ajang sembarangan. Di sana, tim profesional berlomba menampilkan yang terbaik di hadapan juri-juri ahli.
“Ketika tiba giliran kami presentasi, jantung rasanya mau copot. Tapi kami saling menyemangati dan fokus menyampaikan ide kami sebaik mungkin,” kenang Shofia Hanun. Tim ini berhasil memukau para juri dengan presentasi yang lugas dan menjanjikan. Meskipun bersaing ketat dengan peserta yang lain, kegigihan dan keunikan ide mereka berhasil membawa mereka meraih posisi Juara 2 yang prestisius.
Memandang Masa Depan Ekonomi Digital dari Semarang

Kemenangan ini bukan hanya sekadar piala, melainkan pembuka gerbang bagi masa depan yang cerah bagi Mizcha, Meva, dan Shofia Hanun, serta inspirasi bagi seluruh siswa SMK Swadaya Semarang. Mereka telah membuktikan bahwa talenta muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dan berinovasi.
Menjadi Inspirasi Bagi Generasi Mendatang

“Kami berharap kemenangan ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman lain di SMK Swadaya dan seluruh pelajar di Indonesia untuk tidak ragu mengeksplorasi ide-ide baru, terutama di bidang Ekonomi Digital. Masa depan ada di tangan kita!” seru ketiganya serempak. Oleh karena itu, SMK Swadaya Semarang akan terus berkomitmen dalam melahirkan inovator-inovator muda yang siap menjadi motor penggerak transformasi digital bangsa.
Mari terus dukung talenta muda Indonesia dalam menciptakan inovasi yang berdampak nyata! Kunjungi situs web SMK Swadaya Semarang atau ikuti media sosial kami untuk informasi lebih lanjut mengenai program unggulan dan prestasi siswa-siswi kami. Bersama kita bangun generasi emas yang siap bersaing di era digital! Selengkapnya KLIK DISINI
SMKSwadayaSemarang #IBIC2025 #EkonomiDigital #InovasiBisnis #Juara2 #PrestasiIndonesia #GenerasiDigital #SekolahVokasi #MizchaMevaShofia #STIEMA #SemarangInovasi #WirausahaMuda