You are currently viewing Sosialisasi KBM dan Budaya Belajar Siswa Bersama Wali Murid kelas X : Kunci Sukses Kurikulum Merdeka di SMK Swadaya Semarang
Sosialisasi KBM & Budaya Belajar Siswa With Wali Murid Kelas X

Sosialisasi KBM dan Budaya Belajar Siswa Bersama Wali Murid kelas X : Kunci Sukses Kurikulum Merdeka di SMK Swadaya Semarang

Momen Penting: Menyambut Kurikulum Merdeka Bersama Orang Tua

Pendidikan berkualitas tak bisa diwujudkan tanpa adanya kolaborasi yang kuat antara sekolah dan orang tua. Menyambut tahun ajaran baru, SMK Swadaya Semarang baru-baru ini menggelar acara penting yang mempertemukan pihak sekolah dengan orang tua/wali murid kelas X. Pertemuan yang digelar pada Sabtu, 9 Agustus 2025, ini menjadi momen krusial untuk menyamakan persepsi dan membangun fondasi yang kokoh dalam mendukung keberhasilan siswa.

Acara bertajuk “Rapat Sosialisasi KBM & Budaya Belajar Siswa Bersama Orang Tua/Wali Murid Kelas X” ini bukan sekadar formalitas. Lebih dari itu, pertemuan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada orang tua tentang Kurikulum Merdeka dan bagaimana implementasinya di sekolah. Dengan pemahaman yang sama, diharapkan dukungan dari rumah dapat sejalan dengan program-program yang dijalankan di sekolah.

Kurikulum Merdeka: Lebih dari Sekadar Teori

Kepala SMK Swadaya Semarang, Bapak Arif Witjaksono, S.Pd, menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya secara optimal. “Kami percaya, Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Namun, keberhasilan ini tidak akan maksimal tanpa dukungan penuh dari orang tua di rumah,” ujar beliau dalam sambutannya.

Oleh karena itu, sosialisasi ini menjadi sangat penting. Orang tua tidak hanya perlu memahami apa itu Kurikulum Merdeka, tetapi juga bagaimana peran mereka menjadi sangat krusial. Selain itu, pihak sekolah juga memaparkan tentang budaya belajar yang ingin ditanamkan, seperti disiplin, tanggung jawab, dan semangat kolaborasi. Hal ini bertujuan agar tercipta konsistensi antara lingkungan belajar di sekolah dan di rumah.

Menyatukan Visi: Antara Sekolah dan Keluarga

Sinergi antara sekolah dan keluarga adalah kunci sukses dalam mendidik siswa. Pihak sekolah berharap, setelah sosialisasi ini, terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara keduanya. “Kami berharap, dengan adanya pertemuan ini, terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara sekolah dan orang tua dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa,” kata salah satu guru.

Hal ini disambut baik oleh para orang tua yang hadir. Salah satu wali murid, Bapak Ari, mengungkapkan perasaannya. “Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya jadi lebih paham bagaimana cara mendukung anak saya di rumah. Kami merasa lebih terlibat dan menjadi bagian dari proses belajarnya,” ungkapnya.

Dengan meningkatnya pemahaman dan partisipasi orang tua, diharapkan siswa akan lebih termotivasi untuk belajar dan mengembangkan potensi mereka. Dukungan yang konsisten dari kedua belah pihak akan menciptakan lingkungan belajar yang positif dan kondusif.

Mencapai Masa Depan Gemilang Bersama

Rapat sosialisasi ini hanyalah awal dari sebuah perjalanan panjang. Kolaborasi antara SMK Swadaya Semarang dan orang tua/wali murid adalah investasi jangka panjang untuk masa depan siswa. Dengan sinergi yang terjalin erat, diharapkan setiap siswa dapat mencapai potensi terbaiknya dan menjadi generasi penerus bangsa yang unggul. Mari terus dukung pendidikan anak-anak kita! Kunjungi website resmi SMK Swadaya Semarang untuk informasi lebih lanjut tentang program dan kegiatan sekolah. Selengkapnya KLIK DISINI

#SMKSwadayaSemarang #PendidikanVokasi #KurikulumMerdeka #KolaborasiPendidikan #GenerasiUnggul #BudayaBelajar #Semarang #SekolahVokasi #OrangTuaHebat

Leave a Reply